SELAMAT DATANG DI OFFICIAL WEBSITE PPTQ AL-ASY'ARIYYAH

. . .


 WONOSOBO- Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al Asy'ariyyah Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo gelar buka bersama pengurus dan pembina sekaligus mempererat silaturahmi dan pembacaan SK panitia Haflah Khatmil Qur'an ke-45 di Gedung Baitul Qur'an (GBQ) lantai-3, Sabtu (23/4).

Diawali sambutan dari Ust. Fariz Ahmad selaku lurah umum PPTQ Al-Asy'ariyyah. Kemudian dilanjut sambutan dari Gus Soffan Rizqi, Alh. S.Pd.I., M.Pd. pembacaan SK panitia Haflah Khatmil Qur'an dan do'a penutup.

"Jangan merasa bosan ketika ditunjuk sebagai panitia atau pengurus dalam hal apapun, kita semua pasti merasa belum pantas tapi selagi masih di pondok diniatkan ngabdi dan jalani dengan ikhlas." Tutur Gus Soffan Rizqi dalam sambutannya.

"Dalam suatu kepanitiaan, koordinasi dan komunikasi antar tim harus dijaga dengan baik. Karena ketika ingin lancar dan sukses dalam sebuah acara maka kedua hal tersebut sangat diperlukan," pesan Gus Soffan Rizqi kepada para pengurus dan pembina.

"Dengan adanya kegiatan buka bersama ini, kita dapat semakin memperat tali silaturahmi antar pengurus, pembina dan koordinator acara HKQ-45." Ucap Faizatul Azizah selaku salah satu pengurus Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Asy'ariyyah.

Sebagai penutup acara, dilanjutkan buka bersama yang bertempat di aula belakang Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Asy'ariyyah.

 


WONOSOBO- Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al Asy'ariyyah Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo dalam rangka Haul ke-6 K.H. Achmad Faqih Muntaha gelar sholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Komplek Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Asy'ariyyah, Ahad (13/3).

Acara ini dihadiri oleh Habaib, Pengasuh pondok pesantren, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Wonosobo. 

"Marilah kita ikuti dengan khidmat acara Al-Asy'ariyyah bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo dalam rangka Haul ke-6 abah K.H. Achmad Faqih Muntaha PPTQ Al-Asy'ariyyah." Tutur Fariz Ahmad, selaku lurah umum PPTQ Al-Asy'ariyyah sebagai pembuka acara.

"Bahwasanya pada malam hari ini kita mengadakan sholawat bersama Habib Syech dalam rangka yang pertama Haul K.H. Achmad Faqih Muntaha yang ke-6 semoga Allah SWT. tempatkan Abah Faqih disisi-Nya ditempat yang paling mulia yang kedua yaitu event menyongsong Al-Asy'ariyyah Dua Abad." tutur K.H. Abuya Khoirullah Almujtaba, dalam mauidhoh hasanahnya.

"Sangat luar biasa! bisa menyaksikan secara langsung dari dekat dan bersholawat bareng dengan beliau Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf merupakan suatu momen yang sangat berharga dan diharapkan bisa menumbuhkan rasa cinta kita terhadap Nabi Muhammad Saw." ucap Azzahro Rohmah, sebagai salah satu peserta yang hadir dalam acara.

Do'a Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf untuk para hadirin, "Semua yang ada di tempat ini Insyaallah qobul hajatnya, murah rezekinya, mudah dan nikmat hidupnya dan Insyaallah selalu mendapatkan keberkahan dunia dan akhiratnya."



WONOSOBO- Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) menyelenggarakan pelantikan pengurus kecamatan Mojotengah Periode 2022-2025 bersamaan dengan Pengajian Al-Asy'ariyyah Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka Haul ke-6 KH. Achmad Faqih Muntaha di Komplek Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Asy'ariyyah, Ahad (13/3).

FKPP kecamatan Mojotengah periode 2021-2025 sukses dilantik oleh Ketua FKPP kabupaten Wonosobo K.H. Khoirullah Nuruddin, Lc. 

Susunan Kepengurusan Forum Komunikasi Pondok Pesantren
(FKPP) kabupaten Wonosobo-periode 2021-2025 berdasarkan Surat Keputusan
No: 001/B.1/FKPP/WSB/XI/2022

Penanggung jawab:
1. Bupati Wonosobo
2. Kakan Kemenag Kabupaten Wonosobo
Ketua pembina: 
1. K.H. Athoillah Asy’ari Alh.
2. Kasi P.D. Pontren. Kemenag Wonosobo
Wakil ketua: K.H. Nur Hidayatullah
Anggota: 
1. K.H. Mahmud Ismail
2. K.H. Nur Hidayatullah 
3. Dr. K.H. Arifin Sidiq, M.Pd.
4. K.H. Musyafa Afif
5. K.H. Khusni Ma’ruf Alh
6. K.H. Abuya Khoirullah Al Mujtaba
7. K.H. Mustofa Al-Kifli, S.Ag., M.S.I.
Ketua pengawas: Nyai Hj Nurul Azizah S.Ag., M.Pd., Alh.
Wakil ketua:
1. K.H. Mat Asngari, S.Ag.
2. Dr. Ky. Robingun Suyut, M.Pd., Alh.
Anggota:
1. Ny. Hj. Nurul Azizah, S.Ag., M.Pd. Alhz.
2. Nyai Hj Umi Habibah, S.Ag.
3. Ny. Hj Uswatun Hasanah
4. Ky M. Chazim Munajib, S.Pd.I.
Ketua umum: K.H. Khoirullah Nurudin, S.Pd.I.
Wakil ketua:
1. K.H. Abdullah Mubarrok, Lc.
2. K.H. M. Ngafan Mastur, S.S., MM.
Sekretaris umum: Gus Zaki Ainul Yaqin, S.Sos.
Wakil sekretaris:
1. Gus M. Hamam Rozin, S.Pd.
2. Choerul Anwar
Bendahara 1: K.H. Athoillah Linaja, Lc., Alh.
Bendahara 2: K.H. Nurul Huda
Waka Sub Bidang:
1. K.H.Khusnudin. S.Pd.
2. Ny. Maimanah Haidar
3. K.H. Subhan Asnawi
Kesehatan:
1. K. Aminudin, Lc.
2. Ny. Maryam Hasan
Ekonomi:
1. K.H. Abdurahman Efendi, S.Pd., M.Pd.
2. Ust. Rino Prambudi

Susunan Kepengurusan Forum Komunikasi Pondok Pesantren
(FKPP) Kecamatan Mojotengah-periode 2021-2025 berdasarkan Surat Keputusan KORCAM No: 002/B.1/FKPP/WSB/III/2022

Pembina: FKPP Kabupaten Wonosobo
Ketua: Gus Syahir Bahar A. S.Hum.
Sekretaris: 
1. Ust. Ahmad Yahya
2. Ust. M. Ali Abdul Basid
3. Ust. Ma'ruf
Bendahara: Gus M. Hamam Rozin, S.Pd.
Waka Sub Bidang
Pendidikan: Gus Muhammad Kafabihi, S S.Pd.
Ekonomi: Gus Ahmad Syarif S.
Kesehatan: 
1. Gus Ahmad Hilmi Azof
2. Ust. M. Makruf
Wakaf dan Dakwah: 
1. Gus M. ZUHAD Hidayat
2. Ust. Fariz Ahmad
Vokasi dan Infokom: 
1. Gus Asykurrohman
2. Ust. Surohman Qohar

"Kami dari Pengurus FKPP kabupaten Wonosobo akan bertanya sekali lagi kepada calon pengurus FKPP kecamatan Mojotengah, apakah sudah betul-betul siap untuk berkhidmat di FKPP?" tanya K.H. Khoirullah Nuruddin, selaku Ketua FKPP kabupaten Wonosobo kepada calon pengurus FKPP kecamatan Mojotengah sebelum membacakan sumpah jabatan.

"Semoga bisa istiqomah mohon doa nipun seluruh masyayikh, para ulama, dan para hadirin hadirot untuk kami bisa berkhidmat bersama dengan kepengurusan kecamatan Mojotengah." harap K.H. Khoirullah Nuruddin


WONOSOBO- Ikatan Alumni Pesantren Al Qur'an Al Asy'ariyyah (IKMAAL) menyelenggarakan pelantikan pengurus Ikmal Wonosobo Periode 2022-2027 bersamaan dengan Haul dalam rangka haul ke VI Abah Faqih dan shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Komplek Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Asy'ariyyah, Ahad (13/3).


Pelantikan pengurus IKMAAL cabang Kabupaten Wonosobo masa khidmah 2022-2027 dilantik oleh K.H. Khairullah Al Mujtaba selaku pengasuh PPTQ Al Asy'ariyyah.

"Siapa kita? 

Santri Mbah Muntaha!

Al Asy'ariyyah

Jaya! 

IKMAAL 

Luar biasa!" pimpin K.H. Abuya Khoirullah Al Mujtaba kepada calon pengurus IKMAL, sebagai penyemangat

"Bismillahirrahmanirrahim Sebelum saudara-saudara dilantik menjadi pengurus Ikatan Alumni Pesantren Al Qur'an Al Asy'ariyyah (IKMAAL) cabang Kabupaten Wonosobo masa khidmat 2022-2027 dengan memohon rohmat dan ridho Allah SWT. hari ini Ahad, tanggal 13 Maret 2022  saya lantik dan saya kukuhkan saudara sekalian sebagai pengurus IKMAAL cabang Kabupaten Wonosobo masa khidmah 2022-2027. Semoga Allah SWT. senantiasa memberi hidayah dan membimbing setiap langkah dan ikhtiar kita dalam menjalankan amanah organisasi untuk berkhidmah kepada almamater dan seluruh umat. Aamiin ya rabbal 'alamin." tutur Abuya Khoirullah Al Mujtaba. 

Selanjutnya, pembacaan ikrar  IKMAAL yang dipimpin oleh Abuya Khoirullah Al Mujtaba dan diikuti oleh para pengurus IKMAAL yang baru dilantik.

 

 

al-asy'ariyyah

WONOSOBO-Medical Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Asy'ariyyah Kalibeber, Mojotengah,Wonosobo adakan kegiatan Donor Darah, (05/03) di Perpustren Al-Asy'ariyyah, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo Sabtu


Medical Al Asy'ariyyah menyelenggarakan Kegiatan Donor  Darah yang bertujuan memberikan wadah dan kemudahan bagi para santri ataupun masyarakat sekitar yang ingin donor darah, di lingkungan Pondok Pesantren.  Pelaksanaan donor darah ini di laksanakan di perpustakaan pesantren. 

Donor darah ini merupakan program kerja Medical Al Asy'ariyyah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Wonosobo. 


"Dilihat kedatangan dari awal, pendonor lebih banyak dari bulan sebelumnya. Potensi pendonor ternyata banyak kadang takut sebab disuntik, tapi setelah sudah melakukan donor darah pertama kali bisa menjadi dorongan untuk melakukan donor darah lagi di bulan selanjutnya." tutur salah satu panitia medical Al Asy'ariyyah. 


Kegiatan donor darah dimulai dari pukul 08.00-12.00 WIB. Teknis pelaksanaan kegiatan donor darah ini, peserta datang melakukan penimbangan berat badan, untuk berat badan perempuan minimal 45 kg dan berat badan laki-laki minimal 50 kg, setelah melakukan penimbangan kemudian melakukan pengisian biodata diri. Kemudian cek tensi, golongan darah, HB dan suhu. Setelah semua lolos atau normal, bisa langsung ke petugas PMI untuk melakukan donor darah. Sebagai apresiasi telah mendonorkan darah untuk para peserta diberi bingkisan makanan dari PMI.


" Saya sangat senang dengan diadakan kegiatan donor ini. Karena lebih mempermudah bagi para pendonor khususnya santri tidak perlu jauh-jauh untuk donor darah. Nah untuk saat ini,kita yang anak-anak pondok karena belum bisa membantu dalam bentuk uang maka dengan cara ini kita juga bisa memberikan bantuan kepada orang lain dalam memberikan darah. Semoga selalu terlaksana kegiatan rutinan donor darah ini" tanggapan salah satu santri yang ikut donor darah.


 WONOSOBO- Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al Asy'ariyyah Kalibeber, Wonosobo peringati Isra Mi'raj 1443 H dengan tema "Setetes Hikmah Sebuah Perjalanan Agung" di Serambi masjid Baiturrahman, Senin (28/02).


Isra Mi'raj merupakan perjalanan malam Rasulullah dari Makkah ke Sidrotul Muntaha, yang berangkat dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha kemudian dilanjutkan sampai ke langit ketujuh. Ketika itu Nabi Muhammad ditinggal oleh pembela setianya, yaitu pamannya Abu Thalib dan istri tercintanya Siti Khadijah. 


"Apa yang didapat oleh Rasulullah dalam perjalanan Isra Mi'raj? Oleh-olehe sholat. Makanya kalau kita lagi galau, maka yang kita lakukan adalah sholat. Kita sebagai seorang santri ketika lagi sakit hati obatnya sholat, karena sholat itu mengajarkan kita akan kedisiplinan di dalam kehidupan sehari-hari." tutur Faris Ahmad, S.Sos. selaku lurah umum dalam sambutannya.


Dalam kajiannya, K.H. Ahmad Zuhdi, M.Pd. menuturkan bahwa kebaikan dan keberkahan itu akan diperoleh oleh orang-orang yang mau beribadah di bulan rajab. Dan mengajak untuk bersama-sama, di setiap bulan rajab digunakan waktunya untuk mendapatkan kebaikan dari Allah SWT.


Rajab merupakan bulannya Allah SWT. pada bulan ini orang orang jahiliah pada zaman dahulu bersuka cita dan memuliakan bulan Rajab. Salah satunya dengan menangguhkan perang dan tidak ada pergeseran diantara mereka. 


Syair santri: sifate murid ingkang bagus Iku limo di ngamal terus Kangdihin iku husnudhone Marang guru tingkah lakune.

Kapindo ngelakoni perintah Sangking gurune ikhlash manah

Selagine ora maksiat Iku anut ing hukum syari’at. 

Kaping telu tinggal cegahan Sangking guru aweh pituturan

Kaping papat hormat gurune

pinglimo ndonga’aken kebagusane


Pada kesempatan ini beliau juga berpesan kepada para santri agar disiplin dalam memanfaatkan waktu khususnya kegiatan mengaji di pondok agar diikuti dengan baik serta mentaati aturan pondok.



www.al-asyariyyah.com


WONOSOBO- Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al Asy'ariyyah Kalibeber, Wonosobo mendapat kunjungan Al-Habib Ahmad bin Husein Al Aidid dari Yaman, Ahad (02/01).


Dalam sambutanya, Abuya Khoirullah Al-Mujtaba sebagai pengasuh PPTQ Al-Asy'ariyyah mengucapkan terimakasih atas kunjungan Al-Habib Ahmad bin Husein Al Aidid, dan minta maaf atas penyambutan yang seadanya dan juga meminta support dalam menghafal Al-Qur'an.


Ketika menghafal Al-Qur'an, sesungguhnya setiap huruf di dalam Al-Qur'an akan membuat satu cahaya dihati, dan satu huruf tiap kalimatnya akan membawa satu cahaya dalam Al-Qur'an karena itu semua adalah ucapan Allah SWT.


"Untuk mengagungkan Al-Qur'an, kalian harus menghalalkan hal-hal yang dihalalkan Al-Qur'an dan mengharamkan hal-hal yang diharamkan dalam Al-Qur'an", tutur Al-Habib Ahmad bin Husein Al Aidid.


Lanjut beliau "Orang yang ahli Qur'an bukan hanya orang yang menghafalkannya atau fasih dalam bacaan tajwidnya ataupun yang bagus suaranya di dalam Al-Qur'an. Sesungguhnya orang yang ahli Qur'an itu, diketahui dari sisi ketika ia memiliki kerendahan hati terhadap Al-Qur'an, disaat ia beribadah dengan perintah Al-Qur'an dan tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu dan umur yang telah Allah SWT. berikan. Dan tanda yang paling besar untuk orang ahli Qur'an, mereka tidak pernah tergantung kepada kemaksiatan sekecilpun sekalinya mereka tergantung tanpa mereka niatkan, mereka akan segera kembali menuju ampunan Allah SWT. Orang ahli Al-Qur'an adalah orang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, yang selalu menyambung silaturahim, menyayangi anak kecil, berbaik sangka terhadap setiap muslim dan muslimat, dan hati mereka selalu bersih dari sifat sombong dan riya'."


Jangan merasa cukup hanya dengan menghafal Al-Qur'an tanpa mempraktekkan isinya, berapa banyak perlombaan diadakan, namun banyak orang yang mengikuti perlombaan dengan tujuan hanya ingin mendapatkan ijazah dan mereka tidak senantiasa menghafalkan Al-Qur'an karena Allah SWT. 


Tutur Al-Habib Ahmad bin Husein Al Aidid, yang harus dimiliki sebagai penghafal Al-Qur'an  diantaranya:

1. Niatkan dalam belajar, ikhlaskan hanya untuk Allah SWT.

2. Selalu dalam keadaan taqwa kepada Allah SWT.

3. Selalu menjaga sholat lima waktu, tepat pada waktunya.

4. Selalu menjaga sunah Rasulullah.

5. Menjaga adab makan, minum, tidur, berpakaian, keluar masuk suatu tempat, dan setiap aktivitas yang dilakukan harus mengikuti Nabi besar Muhamamd SAW. 


"Dan siapapun yang dimuliakan oleh Allah untuk menghafal satu ayat saja dalam Al-Qur'an, maha hendaknya ia harus selalu mengulanginya, menjaganya dan jangan pernah sampai dilupakan." pesan beliau Al-Habib Ahmad bin Husein Al Aidid.


"Semoga apa yang menjadi keinginan Habib Ahmad itu bisa tercapai. Semua ilmu yang beliau sampaikan bisa kita amalkan dan bisa menjadi motivasi kita dalam menghapafal Al-Qur'an dan juga menjadi pengingat kita, bahwa kita ini adalah penghafal Al-Qur'an, harus menjaga adab adabnya, harus menjaga akhlaknya." ucap Syarif Hamid selaku M.C. kegiatan.


"Mudah-mudahan kita semua yang hadir pada malam hari ini baik santri maupun santriwati bahkan saya sekalipun dan seluruh orang yang mendengarkan ceramah ini menjadi penyejuk mata bagi baginda Nabi Muhammad, dan menjadi orang yang selalu dalam keistiqomahan." harap beliau Al-Habib Ahmad bin Husein Al Aidid.